Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Manasik Haji Tamattu tahun ini dimulai di Arab Saudi dengan kehadiran sekitar 1,5 juta jamaah dari berbagai negara, termasuk sekitar 30 ribu jamaah asal Iran.
Pelaksanaan haji tahun ini berlangsung di tengah bayang-bayang perang di kawasan Asia Barat. Namun, media Saudi melaporkan bahwa jumlah jamaah dari luar negeri yang hadir tahun ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
Sejumlah jamaah di Makkah menyampaikan harapan agar perdamaian segera terwujud. Seorang jamaah asal Mesir mengatakan bahwa perang dengan Iran berdampak pada seluruh dunia dan tidak ada seorang pun yang menginginkan perang maupun kerusakan.
Pelaksanaan haji tahun ini juga berlangsung dalam cuaca sangat panas, dengan suhu yang diperkirakan mencapai lebih dari 40 derajat Celsius sepanjang pekan. Meski demikian, antusiasme jamaah di Makkah tetap tinggi.
Rombongan jamaah Iran mulai meninggalkan Kota Makkah sejak malam sebelumnya, dan keberangkatan kelompok lainnya dimulai pada Senin, 4 Khordad 1405 Hs.
Berdasarkan jadwal, wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada Selasa, 5 Khordad, sementara Idul Adha jatuh pada Rabu, 6 Khordad. Pada hari itu, jamaah akan melaksanakan rangkaian amalan di Mina, termasuk rami jumrah.
Haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam dan wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan.
Your Comment